UBB ON The Road
Universitas Bangka Belitung On The Road
UBB On The Road
Mahasiswa UBB Manfaatkan Daun Mensirak Salah Satu Herbal Suku Lom Sebagai Stimulan Kematangan Gonand Ikan Cempedik
Mahasiswa UBB dan Unmuh Babel berupaya Menciptakan Desa Bahtera melalui Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di Desa Simpang Tiga
Melalui Kegiatan PMTU, Dosen UBB Tengelamkan Artificial Reefs Berbahan FABA di Pulau Ketawai
Tim PKM-Riset UBB Ubah Tumbuhan Endemik Suku Lom Menjadi Salep yang Berkhasiat Memudarkan Bekas Luka
Tim PMTU UBB Lakukan Inovasi Bahan Dasar Rumput Laut Menjadi Gel Pengharum Ruangan Pengusir Nyamuk Melalui Pemberdayaan Masyarakat
Mahasiswa Kimia UBB Berhasil Manfaatkan Potensi Lokal Sebagai Formulasi Sediaan Plester Hidrogel
Mahasiswa Akuakultur UBB Teliti Ikan Cupang Alam Endemik dan Natif Babel
Melalui Proyek Independen, Mahasiswa UBB Ciptakan Mesin Perontok Debu Karpet Otomatis
Prodi MSP dan IKL UBB Lakukan Penelitian Besrsama di Lepar Pongok
Mahasiswa Agroteknologi UBB Lakukan Riset Potensi Mikroba Pengurai Protein yang Diisolasi dari Bulu Ayam Lapuk
Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Melalui Pengembangan Media Pembelajaran Inovatif di SDN 23 Pangkalpinang Oleh Tim MBKM Riset
Berita UBB
Pencanangan Zona Integritas, Wujudkan Perguruan Tinggi Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani
Gelar Seminar Hari Buku Nasional 2024, Himagi UBB Bangun Budaya Literasi di Era Digital
Siswa SPN POLDA Babel Kunjungi UBB
Prof Ibrahim Kembali Dilantik Menjadi Rektor UBB Periode 2024-2028
Event Genzee : Gelar Karya Proyek Mahasiswa Melalui Mata Kuliah Pendidikan Pancasila UBB
Sosialisasikan Kampus Mengajar 8, UBB Hadirkan Langsung Pembicara dari Kementerian
UBB On The Road
Universitas Bangka Belitung On The Road
28 Juli 2008 | 03:17:44 WIB
Hobbit Indonesia Lebih Mirip Kera daripada Manusia?
Masih ingat dengan fosil manusia Hobbit di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) ? Sampai kini perdebatan di kalangan ilmuwan belum jua berakhir. Temuan fosil tahun 2003 silam itu awalnya oleh ahli palaentologi Indonesia, Teuku Jakob, diklaim sebagai komunitas yang terkena penyakit mikrosepali sehingga perkembangan tubuhnya terhambat. Kalangan ilmuwan lain mengklaim Homo floresiensis adalah spesies manusia tersendiri, bukan korban penyakit.
Lebih Mirip Kera
Belum lama ini Matthew Tocheri dan timnya dari Smithsonian Institution, Washington, mengemukakan bahwa pergelangan tangan Hobbit lebih mirip kera daripada manusia.
Tim Tocheri menganalisa tulang pergelangan tangan Hobbit yang menurutnya primitif, berbeda dengan kebanyakan tulang manusia modern. Bahkan jauh dari jenis “sepupu” evolusinya yang kini sudah punah, Homo neanderthalensis.
“Yang paling jelas adalah tulang pergelangan tangan Hobbit bukan masuk dalam kelompok manusia modern atau Neanderthal. Jenisnya justru sama dengan yang kita temui pada manusia purba, Homo habilis seperti Australopithecus yang terkenal sebagai fosil Lucy. Kesamaan juga dijumpai pada jenis simpanse dan gorila masa kini,” ungkap Tocheri kepada BBC News.
Fosil Hobbit berusia 18.000 tahun ini digali dari situs Liang Bua, NTT dan cukup menggemparkan dunia sains. Ilmuwan awalnya yakin bahwa manusia dengan tinggi hanya satu meter ini berukuran cebol karena kekurangan gizi dan bahan makanan. Spesimen ini dinamai Hobbit, sesuai dengan tokoh ciptaam JRR Tolkien dalam trilogi Lord of The Ring. Ada juga kalangan ilmuwna yang berpendapat jenis ini berukuran tubuh kecil karena mengidap penyakit mikrosepali. Tapi jangan salah, konon kabarnya spesies ini masih hidup di pedalaman NTT sana dan tidak mau berhubungan dengan orang luar.
Source : NetSains
UBB Perspective
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
