UBB ON The Road
Universitas Bangka Belitung On The Road
UBB On The Road
Mahasiswa UBB Manfaatkan Daun Mensirak Salah Satu Herbal Suku Lom Sebagai Stimulan Kematangan Gonand Ikan Cempedik
Mahasiswa UBB dan Unmuh Babel berupaya Menciptakan Desa Bahtera melalui Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di Desa Simpang Tiga
Melalui Kegiatan PMTU, Dosen UBB Tengelamkan Artificial Reefs Berbahan FABA di Pulau Ketawai
Tim PKM-Riset UBB Ubah Tumbuhan Endemik Suku Lom Menjadi Salep yang Berkhasiat Memudarkan Bekas Luka
Tim PMTU UBB Lakukan Inovasi Bahan Dasar Rumput Laut Menjadi Gel Pengharum Ruangan Pengusir Nyamuk Melalui Pemberdayaan Masyarakat
Mahasiswa Kimia UBB Berhasil Manfaatkan Potensi Lokal Sebagai Formulasi Sediaan Plester Hidrogel
Mahasiswa Akuakultur UBB Teliti Ikan Cupang Alam Endemik dan Natif Babel
Melalui Proyek Independen, Mahasiswa UBB Ciptakan Mesin Perontok Debu Karpet Otomatis
Prodi MSP dan IKL UBB Lakukan Penelitian Besrsama di Lepar Pongok
Mahasiswa Agroteknologi UBB Lakukan Riset Potensi Mikroba Pengurai Protein yang Diisolasi dari Bulu Ayam Lapuk
Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Melalui Pengembangan Media Pembelajaran Inovatif di SDN 23 Pangkalpinang Oleh Tim MBKM Riset
Berita UBB
Pencanangan Zona Integritas, Wujudkan Perguruan Tinggi Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani
Gelar Seminar Hari Buku Nasional 2024, Himagi UBB Bangun Budaya Literasi di Era Digital
Siswa SPN POLDA Babel Kunjungi UBB
Prof Ibrahim Kembali Dilantik Menjadi Rektor UBB Periode 2024-2028
Event Genzee : Gelar Karya Proyek Mahasiswa Melalui Mata Kuliah Pendidikan Pancasila UBB
Sosialisasikan Kampus Mengajar 8, UBB Hadirkan Langsung Pembicara dari Kementerian
UBB On The Road
Universitas Bangka Belitung On The Road
06 Maret 2008 | 13:13:15 WIB
Menegerikan UBB
Satu lagi dukungan terhadap penegerian Universitas Bangka Belitung mengalir. Kali ini berasal dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI). Ada beragam pendapat dan pandangan yang semuanya bernada sama. Mereka satu kata, yakni setuju dan saatnya lah Universitas Bangka Belitung menyandang negeri.
Dukungan politis ini mengemuka dalam tajuk Kunjungan Panitia adhock III DPD ke rektorat UBB Selasa (26/2). Rombongan DPD yang terdiri dari M. Ramli (wakil ketua panitia AD HOC III DPD RI), Drs. H. Rusli Rahman, M.Si, Prof. Moh. Surya, Aida Ismed Abdullah, Sumardi Taher, Pdt. Max Dematow, dan Wahidin Ismail sengaja mengagendakan kunjungan ke UBB untuk melihat perkembangan penegerian UBB. Sebelumnya rombongan DPD berkunjung ke Pemerintah Provinsi.
Pada acara yang digelar di ruang rapat umum rektorat UBB tersebut, hadir antara lain, DR. Bustami Rahman,M.S, rektor UBB, I Made Andik Setiawan,S.ST., M.Eng selaku wakil rektor I, A. Fauzi Amiruddin,S.H.M.M sebagai wakil rektor II, Dedih Sapjah,S.ST.,M.Sc selaku wakil rektor III, dan Zulfakar, S.Hut selaku wakil rektor IV. Acara juga dihadiri Dekan dari sejumlah Fakultas dan Ketua program studi serta civitas akademika UBB.
Pada pembukaan yang diisi dengan presentasi profil UBB dan kemajuan penegerian ke anggota DPD, DR. Bustami Rahman,M.S mengatakan bahwa penegerian UBB merupakan pre determinan bagi provinsi ini. Desakan mempunyai universitas negeri telah lama dicanangkan seiring pembentukan provinsi jauh sebelum UBB secara resmi berdiri. Selain itu, menurut Bustami, Penegerian UBB merupakan perwujudan sikap pemerintah dalam menjalankan kostitusi terutama pada pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945), dimana ditegaskan bahwa Pemerintah bertanggung jawab dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain itu, semua kelengkapan administrasi telah sempurna bahkan pihak Pendidikan Tinggi mengakui bahwa secara administrasi berkas yang diajukan UBB terbaik yang pernah ada.
Lebih lanjut, Ramli Nasution mengatakan, “ Kami sangat memback up penegerian UBB. Menurutnya alasan pemerintah menggunakan RUU BHPT sebagai dasar penundaan sangatlah tidak masuk akal. Hal senada diungkapkan Prof Surya, anggota DPD perwakilan Jawab Barat. Surya menyatakan apresiasi yang mendalam atas perjuangan UBB selama ini. “Saya merasa apa yang telah dilakukan oleh rekrot sangat baik sekali, secara lahir bathin sangat mendukung.” Ungkapnya.
Sedangkan menuru Aida Ismed saatnya pemerintah menunjukkan perhatian pada pengembangan pendidikandi provinsi ini. Hal ini wajar jika memandang begitu banyak hasil SDA terutama timah yang telah disumbang ke pemerintah pusat. Sedangkan perwakilan DPD dari Papua, Pendeta Mac mengatakan kebijaksanaan tidak selalu berasal dari pusat, kadang daerah punya kebijakan yang lebih tepat. Sebab daerah jelas lebih mengetahui persoalan dan kebutuhan di tempat sendiri. Local Wisdom istilahnya. Ia juga menambahkan agar dukungan ini jangan parsial maksudnya segala persoalan mengenai pendidikan di dareah-daerah dikumpulkan lalu dibawa dalam rapat kerja DPD untuk disampaikan pada pemerintah. Hal ini bertujuan agar gaung desakan penegerian ini lebih terasa (Iksan_ubbpress).
UBB Perspective
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
