UBB ON The Road
Universitas Bangka Belitung On The Road
UBB On The Road
Mahasiswa UBB Manfaatkan Daun Mensirak Salah Satu Herbal Suku Lom Sebagai Stimulan Kematangan Gonand Ikan Cempedik
Mahasiswa UBB dan Unmuh Babel berupaya Menciptakan Desa Bahtera melalui Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di Desa Simpang Tiga
Melalui Kegiatan PMTU, Dosen UBB Tengelamkan Artificial Reefs Berbahan FABA di Pulau Ketawai
Tim PKM-Riset UBB Ubah Tumbuhan Endemik Suku Lom Menjadi Salep yang Berkhasiat Memudarkan Bekas Luka
Tim PMTU UBB Lakukan Inovasi Bahan Dasar Rumput Laut Menjadi Gel Pengharum Ruangan Pengusir Nyamuk Melalui Pemberdayaan Masyarakat
Mahasiswa Kimia UBB Berhasil Manfaatkan Potensi Lokal Sebagai Formulasi Sediaan Plester Hidrogel
Mahasiswa Akuakultur UBB Teliti Ikan Cupang Alam Endemik dan Natif Babel
Melalui Proyek Independen, Mahasiswa UBB Ciptakan Mesin Perontok Debu Karpet Otomatis
Prodi MSP dan IKL UBB Lakukan Penelitian Besrsama di Lepar Pongok
Mahasiswa Agroteknologi UBB Lakukan Riset Potensi Mikroba Pengurai Protein yang Diisolasi dari Bulu Ayam Lapuk
Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris Melalui Pengembangan Media Pembelajaran Inovatif di SDN 23 Pangkalpinang Oleh Tim MBKM Riset
Berita UBB
Pencanangan Zona Integritas, Wujudkan Perguruan Tinggi Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani
Gelar Seminar Hari Buku Nasional 2024, Himagi UBB Bangun Budaya Literasi di Era Digital
Siswa SPN POLDA Babel Kunjungi UBB
Prof Ibrahim Kembali Dilantik Menjadi Rektor UBB Periode 2024-2028
Event Genzee : Gelar Karya Proyek Mahasiswa Melalui Mata Kuliah Pendidikan Pancasila UBB
Sosialisasikan Kampus Mengajar 8, UBB Hadirkan Langsung Pembicara dari Kementerian
UBB On The Road
Universitas Bangka Belitung On The Road
06 Maret 2008 | 13:01:50 WIB
Terseret Arus Globalisasi
Universitas Bangka Belitung harus menerapkan sistem pendidikan yang berbasis pada teknologi kemasyarakatan terutama untuk Bangka belitung, orientasi ini penting dimulai saat ini.” Jangan mengulangi kesalahan dari Universitas-universitas yang lain,mumpung UBB merupakan universitas muda,” ungkap Prof. Dr. Sofian Effendi. MPIA dalam acara Ceramah Ilmiah bertajuk “Menghadapi Komodikasi dan Liberalisasi pendidikan“ Senin (18/2) di rektorat UBB.
Ulasan ilmiah tentang globalisasi dan hubungan sebab akibat dengan liberalisasi perdagangan sektor Jasa termasuk pendidikan menjadi trend yang hangat dan membuka mata. Pada pembukaannya, Sofian mengungkapkan betapa Era Perdagangan Bebas telah memodikasi budaya pendidikan dari yang semula sebagai public service menjadi sebuah produk jasa yang dapat diperjualbelikan (tradeable services). Negara berkembang anggota WTO semacam setengah dipaksa untuk menandatangani General Agreement on Trade in Services (GATS) yang mengatur liberalisasi perdagangan 12 sektor jasa termasuk pendidikan. Artinya, negara tidak lagi punya kewajiban menyekolahkan penduduk Indonesia untuk bersekolah.
Ada banyak materi yang dipadatkan dalam ceramah ilmiah durasi empat jam tersebut. Acara yang dihadiri, Drs. H. Surady Soehoed. M.Si selaku ketua Dewan Pendidikan, Wakil Kepala Dinas Pendidikan Prov Bangka Belitung. Dr. Bustami Rahman.M.S selaku rektor , para Wakil Rektor I,II, III dan IV, serta seluruh civitas akademika Universitas Bangka Belitung kemudian membawa beragam pertanyaan, terutama untuk UBB. Seperti apa nasib pendidikan ke depan ?, lantas apa yang harus diperbuat untuk menghadapi era liberalisasi pendidikan kini?.
Jawabannya menurut Sofian, ada empat strategi yang harus dilakukan. Pertama adalah pengembangan forum dan jaringan kerjasama regional dan internasional antar negara, kedua masyarakat indonesia harus bersikap terbuka dan positif terhadap perubahan ini, ketiga adanya pendekatan jaminan mutu dan akreditasi sesuai standar internasional, terakhir adalah meningkatkan sistem akreditasi nasional menjadi akreditasi regional.
Lalu bagaimana dengan nasib UBB ke depan ?, menurut mantan Rektor Universitas Gajah Mada dan juga Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor Indonesia ini, UBB harus mengembangkan orientasi pendidikan ke arah teknologi kemasyarakatan. Hal ini sebagai upaya menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang siap pakai dan berkemampuan tinggi. Caranya antaralain dengan memberdayakan Politeknik Manufaktur Timah UBB sebagai contoh atau role model untuk mengembangkan SDM yang benar-benar terampil dan berdaya guna. Bukannya mengenyampingkan fakultas dan jurusan yang lain. Tetapi hal ini sebagai upaya mengembangkan UBB menjadi universitas yang technology oriented. (Iksan_UBBPress
UBB Perspective
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
