+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Berita UBB

Pencanangan Zona Integritas, Wujudkan Perguruan Tinggi Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani Pencanangan Zona Integritas, Wujudkan Perguruan Tinggi Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani

Gelar Seminar Hari Buku Nasional 2024, Himagi UBB Bangun Budaya Literasi di Era Digital Gelar Seminar Hari Buku Nasional 2024, Himagi UBB Bangun Budaya Literasi di Era Digital

Siswa SPN POLDA Babel Kunjungi UBB Siswa SPN POLDA Babel Kunjungi UBB

Prof Ibrahim Kembali Dilantik Menjadi Rektor UBB Periode 2024-2028 Prof Ibrahim Kembali Dilantik Menjadi Rektor UBB Periode 2024-2028

Event Genzee : Gelar Karya Proyek Mahasiswa Melalui Mata Kuliah Pendidikan Pancasila UBB Event Genzee : Gelar Karya Proyek Mahasiswa Melalui Mata Kuliah Pendidikan Pancasila UBB

Sosialisasikan Kampus Mengajar 8, UBB Hadirkan Langsung Pembicara dari Kementerian Sosialisasikan Kampus Mengajar 8, UBB Hadirkan Langsung Pembicara dari Kementerian

UBB Sediakan  567 Daya Tampung di Jalur SMMPTN Barat Konsorsium BKS-PTN Barat UBB Sediakan 567 Daya Tampung di Jalur SMMPTN Barat Konsorsium BKS-PTN Barat

Almeera Mahasiswi Teknik Elektro UBB Berhasil Meraih Juara 3 dalam Ajang Pilmapres LLDikti II Almeera Mahasiswi Teknik Elektro UBB Berhasil Meraih Juara 3 dalam Ajang Pilmapres LLDikti II

Mahasiswa FPPK UBB Dapatkan Tips dan Trik Lulus Tepat Waktu dari Motivator Nasional Mahasiswa FPPK UBB Dapatkan Tips dan Trik Lulus Tepat Waktu dari Motivator Nasional

Grand Launching SMMPTN Barat 2024, Berikan Kemudahan Memilih Tempat Tes Grand Launching SMMPTN Barat 2024, Berikan Kemudahan Memilih Tempat Tes

569 Peserta UTBK-SNBT UBB Berjuang di Sub Tes Belitung 569 Peserta UTBK-SNBT UBB Berjuang di Sub Tes Belitung

Sebanyak 3232 Peserta Ikuti UTBK-SNBT di UBB, Panitia Terapkan Pemeriksaan Berlapis Sebanyak 3232 Peserta Ikuti UTBK-SNBT di UBB, Panitia Terapkan Pemeriksaan Berlapis

Syindy Memilih Mundur Mengikuti UTBK-SNBT di Kampus Terpadu UBB Syindy Memilih Mundur Mengikuti UTBK-SNBT di Kampus Terpadu UBB

Hari Pertama UTBK-SNBT UBB 2024 Berjalan Lancar Hari Pertama UTBK-SNBT UBB 2024 Berjalan Lancar

 Prof Delianis Minta Jaga Kelestarian Mangrove, Nilai Ekologis dan Komersialnya Sangat  Tinggi Prof Delianis Minta Jaga Kelestarian Mangrove, Nilai Ekologis dan Komersialnya Sangat Tinggi

UBB dan BPS Provinsi Babel, Jalin Sinergi Melalui Nota Kesepahaman UBB dan BPS Provinsi Babel, Jalin Sinergi Melalui Nota Kesepahaman

Dialog Publik  Kementerian Agama RI dan UBB, Strategi Penguatan Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan Dialog Publik Kementerian Agama RI dan UBB, Strategi Penguatan Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan

Ambil Tema “18 Tahun Berpacu, Dengan BLU Melaju” UBB Gelar Dies Natalis Ambil Tema “18 Tahun Berpacu, Dengan BLU Melaju” UBB Gelar Dies Natalis

Usai Libur Panjang Idul Fitri 1445 H, Pimpinan UBB Silaturahmi ke Fakultas dan Unit Kerja Usai Libur Panjang Idul Fitri 1445 H, Pimpinan UBB Silaturahmi ke Fakultas dan Unit Kerja

Mahasiswa UBB Sukses Raih Beasiswa Studi Di Universiti Kebangsaan Malaysia Melalui IISMA 2024 Mahasiswa UBB Sukses Raih Beasiswa Studi Di Universiti Kebangsaan Malaysia Melalui IISMA 2024

Tingkatkan APK Perguruan Tinggi, UBB Lakukan Shearing Season Bersama Kepala Sekolah Se-Bangka Tingkatkan APK Perguruan Tinggi, UBB Lakukan Shearing Season Bersama Kepala Sekolah Se-Bangka

UBB BUKA JALUR HAFIZH QUR’AN, KETUA OSIS, DAN PRAMUKA GARUDA UBB BUKA JALUR HAFIZH QUR’AN, KETUA OSIS, DAN PRAMUKA GARUDA

UBB Umumkan 935 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2024, Jangan Lupa Registrasi Ulang ya! UBB Umumkan 935 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2024, Jangan Lupa Registrasi Ulang ya!

Bazar Ramadhan UBB, Hadirkan Aneka Jajanan Berbuka dan Berbagai Macam Kegiatan Bazar Ramadhan UBB, Hadirkan Aneka Jajanan Berbuka dan Berbagai Macam Kegiatan

Sapu Bersih Suara Menteri dan Senat, Ibrahim Kembali Akan Pimpin UBB Sapu Bersih Suara Menteri dan Senat, Ibrahim Kembali Akan Pimpin UBB

Rektor UBB Sampaikan Materi Sosialisasi Soft Launching SMM-PTN Barat Rektor UBB Sampaikan Materi Sosialisasi Soft Launching SMM-PTN Barat

BKS-PTN Wilayah Barat tahun 2024, Lakukan Soft Launching Seleksi Mandiri BKS-PTN Wilayah Barat tahun 2024, Lakukan Soft Launching Seleksi Mandiri

Wisuda 274 Mahasiswa, Ini Pesan Rektor UBB Wisuda 274 Mahasiswa, Ini Pesan Rektor UBB

Terima Kunjungan SMAN 1 Simpang Rimba, Rektor UBB Berikan Motivasi Pentingnya Kuliah Terima Kunjungan SMAN 1 Simpang Rimba, Rektor UBB Berikan Motivasi Pentingnya Kuliah

Bakal Calon Rektor UBB Periode 2024-2028 Sampaikan Visi Misi dan Program Kerja Bakal Calon Rektor UBB Periode 2024-2028 Sampaikan Visi Misi dan Program Kerja

UBB dan Bawaslu Kabupaten Bangka Lakukan Penandatanganan MoU UBB dan Bawaslu Kabupaten Bangka Lakukan Penandatanganan MoU

UBB Kukuhkan Guru Besar Perempuan Pertama UBB Kukuhkan Guru Besar Perempuan Pertama

Rektor: Wujudkan Misi UBB Melalui AnuMeka Rektor: Wujudkan Misi UBB Melalui AnuMeka

Rektor UBB Lantik Ormawa Terpilih Periode 2024-2025 Rektor UBB Lantik Ormawa Terpilih Periode 2024-2025

Pendaftaran IISMA 2024 Dibuka! UBB Beri Bantuan Biaya Tes Hingga Beragam Fasilitas Pendampingan Bagi Mahasiswa UBB Pendaftaran IISMA 2024 Dibuka! UBB Beri Bantuan Biaya Tes Hingga Beragam Fasilitas Pendampingan Bagi Mahasiswa UBB

LPPM UBB Laksanakan Evaluasi MBKM LPPM UBB Laksanakan Evaluasi MBKM

Memasuki Tahun Baru 2024, Pimpinan UBB Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Fakultas dan Unit Kerja di Hari Pertama Kerja Memasuki Tahun Baru 2024, Pimpinan UBB Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Fakultas dan Unit Kerja di Hari Pertama Kerja

PTUN Tolak Gugatan Eks Pegawai UBB PTUN Tolak Gugatan Eks Pegawai UBB

Pasarkan Produk Desa Simpang Tiga Secara Online, Bina Desa UBB Luncurkan e-Commerce Pasarkan Produk Desa Simpang Tiga Secara Online, Bina Desa UBB Luncurkan e-Commerce

Transformasi Menjadi BLU, UBB Gelar Rapat Koordinasi UBB BLU 2024 Transformasi Menjadi BLU, UBB Gelar Rapat Koordinasi UBB BLU 2024

Menjadi 5 Besar Kampus Informatif Nasional 2023, Rektor UBB Terima Penghargaan di Istana Wakil Presiden RI Menjadi 5 Besar Kampus Informatif Nasional 2023, Rektor UBB Terima Penghargaan di Istana Wakil Presiden RI

UBB Peroleh 8 Penghargaan di Anugerah Diktiristek 2023 UBB Peroleh 8 Penghargaan di Anugerah Diktiristek 2023

Lapangan Sepakbola UBB Kembali Dibuka, Dosen dan Tendik Gotong Royong Bersama Lapangan Sepakbola UBB Kembali Dibuka, Dosen dan Tendik Gotong Royong Bersama

Pepelingasih Babel Bersama Mahasiswa UBB Ajak Ciptakan Kampus Hijau Pepelingasih Babel Bersama Mahasiswa UBB Ajak Ciptakan Kampus Hijau

UBB Expo 2023, Tumbuh Kembang Inovasi Penelitian, Pengabdian dan MBKM Menuju Tridharma Berdaya Guna UBB Expo 2023, Tumbuh Kembang Inovasi Penelitian, Pengabdian dan MBKM Menuju Tridharma Berdaya Guna

LPPM UBB adakan Talkshow Penelitian, Pengabdian dan MBKM LPPM UBB adakan Talkshow Penelitian, Pengabdian dan MBKM

UBB dan MKKS on Camp, Upaya Wujudkan Satu Rumah Satu Sarjana UBB dan MKKS on Camp, Upaya Wujudkan Satu Rumah Satu Sarjana

Melalui Program Kodam Masuk Kampus, Pangdam II Sriwijaya adakan Kuliah Umum di UBB Melalui Program Kodam Masuk Kampus, Pangdam II Sriwijaya adakan Kuliah Umum di UBB

Optimalkan Pendataan Mahasiswa Berprestasi: UBB Gelar Workshop Penguatan IKU 2 Optimalkan Pendataan Mahasiswa Berprestasi: UBB Gelar Workshop Penguatan IKU 2

Workshop Penguatan Kinerja IKU 2, UBB Upayakan Penguatan Pengelolaan dan Pengembangan Program MBKM Workshop Penguatan Kinerja IKU 2, UBB Upayakan Penguatan Pengelolaan dan Pengembangan Program MBKM

Rektor UBB Lakukan Pelepasan Peserta PIMNAS ke-36 dan Abdidaya Ormawa Rektor UBB Lakukan Pelepasan Peserta PIMNAS ke-36 dan Abdidaya Ormawa

Artikel UBB

Universitas Bangka Belitung's Article
24 Juni 2022 | 08:58:06 WIB


Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru


Ditulis Oleh : Herza, M.A.

(Dosen Sosiologi Universitas Bangka Belitung)

 

Dunia sosial hari ini semakin menunjukkan ke arah karakteristik masyarakat yang disebut Guy Debord (seorang teoretisi dan filsuf dari Perancis) sebagai masyarakat tontonan (society of the spectacle). Era masyarakat tontonan ditandai dengan kondisi ketika orang-orang sibuk berlomba merepresentasikan dirinya ke pelbagai media, khususnya media sosial, seperti Instagram, Facebook, Youtube dan TikTok, untuk ditonton dan dimaknai oleh siapa saja. Seolah tidak hidup, jika tak  menampilkan atau merepresentasikan semua bentuk kreatifitas diri ke media sosial. Seberapa banyak atau seberapa tertarik orang-orang menonton, sudah menjadi ukuran utama eksistensi dan relasi sosial yang berhasil seseorang bangun. 


Apalagi dengan populernya pelbagai platform media sosial seperti yang penulis sebut di atas, semakin membuka banyak ruang yang bisa mewujudkan paripurnanya justifikasi bahwa masyarakat hari ini adalah betul-betul masyarakat tontonan. Bukan lagi dominan masyarakat industrial (abad 18, 19 dan 20 awal) yang aktifitas utama masyarakatnya adalah terfokus kepada produksi barang-barang manufaktur. Trennya saat ini adalah orang-orang dengan hasrat yang sangat tinggi untuk memproduksi dan menyebarkan pelbagai jenis konten (baik yang sifatnya informatif atau sekadar entertaining) di media sosial, yang basisnya adalah internet dan telekomunikasi. 


Kalimat kunci dari Guy Debord (1970), tontonan bukan hanya kumpulan gambar atau citra, melainkan relasi sosial yang terjalin di antara orang-orang, yang dimediasi oleh gambar-gambar atau citra (The spectacle is not a collection of images but a social relation among people mediated by images). Lebih jauh, relasi sosial yang terbangun di era ini akan lebih banyak terjadi melalui pelbagai media massa atau media sosial, ketimbang secara langsung di dunia fisik. Oleh karenanya, dunia yang isinya relasi melalui citra-citra dan simbol representasi dari orang-orang itu, bahkan terasa lebih real dari dunia yang dianggap kebanyakan orang sebagai dunia real, yakni dunia yang bisa mempertemukan fisik manusia secara langsung.

 

Masyarakat Risiko Jenis Baru
Risiko yang hadir di era masyarakat tontonan, berbeda dengan risiko pada masyarakat industrial sebagaimana yang dibahas oleh Ulrich Beck dalam bukunya “Risk Society: Towards a New Modernity (1992)”. Jika bicara risiko dalam konteks masyarakat industrial, maka pembahasannya tidak terlepas dari persoalan kerusakan dan degradasi lingkungan yang dihasilkan dari proses industrialisasi, risiko kesehatan bagi para pekerja kelas bawah, atau persoalan tentang hasil produksi (barang, makanan dan peralatan) yang bisa membahayakan diri para pemakainya (Beck, 1992).  Sementara pada masyarakat tontonan, risiko yang akan muncul pada setiap individu, akan berbeda dari apa yang sudah disebutkan itu. 


Di era masyarakat tontonan saat ini, siapa saja bisa dengan mudah dan cepat merasakan risiko sanksi sosial berupa hujatan yang massif atau bahkan dilaporkan ke aparatus hukum, ketika memproduksi, lalu mendiseminasikan informasi atau konten yang tidak sesuai dengan standarisasi etika bermedia. Sedetik saja informasi atau konten tersebut diposting, semuanya memiliki potensi untuk disaksikan secara cepat oleh banyak orang, lalu viral, dan berujung kepada pujian atau cacian. Realitas ini terjadi, disebabkan oleh kemajuan teknologi informasi yang luar biasa, khususunya di bidang peranti elektronik dan internet.


Di era pra-masyarakat tontonan, tentu akan berbeda ceritanya. Salah bicara, salah sebar informasi, tak beretika bersikap, imbasnya hanya mendapat komentar oleh orang-orang di sekelilingnya saja. Tapi sekarang, ketika individu melakukan kesalahan seperti tersebut di atas melalui akun media sosialnya, maka orang-orang yang tidak kenal sekalipun akan bisa dengan mudah menghujat dan ikut memberi sanksi. Inilah salah satu risiko yang kerap menimpa individu-individu yang hidup di era masyarakat tontonan.


Risiko yang hadir di era masyarakat totonan, berbeda juga polanya dengan risiko yang terjadi pada masyarakat industrial. Pada masyarakat industrial (modern), mereka yang berada di kelas atas, entah itu karena memiliki banyak uang, pengusaha, pejabat publik, atau para pekerja yang levelnya sudah tinggi di dalam perusahaan tertentu, cenderung bisa menangani risiko yang diakibatkan oleh industrialisasi. Sebab, mereka bisa dengan mudah mengakses asuransi untuk keamanan kesehatan mereka jika sewaktu-waktu mengalami sakit yang diakibatkan oleh aktivitas-aktivitas industrial (Beck, 1992). Mereka juga bisa memilih tempat tinggal yang jauh dari lokasi industrial yang berpotensi untuk menganggu kesehatan dan lingkungan. Sehingga dalam konteks ini, individu-individu pada kelas atas, akan cenderung lebih safety, ketimbang individu-individu yang berada di kelas bawah.


Pola risiko yang hadir pada masyarakat industrial, yakni yang masih bisa membuat aman individu-individu dari kalangan tertentu tersebut, tidaklah berlaku di era masyarakat tontonan. Mau dia dari kalangan apapun, atau memiliki status sosial ekonomi yang tinggi sekalipun, tetap saja, orang-orang ini sangat memungkinkan untuk menerima pelbagai risiko dari setiap informasi atau konten yang tampilkannya di media.


Risiko lainnya yang akan terjadi pada individu-individu yang hidup di era masyarakat tontonan adalah konsumsi informasi palsu mengenai objek yang ditonton (di media sosial), yang kemudian berujung kepada penafsiran yang keliru. Kita tahu, di satu sisi, pada era ini orang-orang telah menganggap realitas yang berupa kumpulan citra-citra atau image yang disaksikannya di media adalah representasi dari diri penampil (pembuat konten). Tapi di sisi lain, apa yang ditampilkan itu adalah citra-citra/image yang kerapkali hanya menunjukkan bagian terbaik dari diri penampil saja, dengan kata lain tidak merepresentasikan seutuhnya kondisi dari diri penampil. Artinya yang dihadirkan di media adalah representasi yang setengah palsu atau bahkan bisa saja keseluruhannya palsu. 


Pertanyaannya, apakah subjek yang menonton paham akan adanya pola representasi yang begitu? Di sinilah problemnya, pada era masyarakat tontonan ini, orang-orang kerap mengabaikan atau bahkan tidak sadar bahwa yang mereka konsumsi di media itu sarat dengan kepalsuan. Kebanyakan orang menganggap apa yang mereka tonton adalah betul-betul representasi dari realitas yang sebenarnya. Dan dari sinilah dimulainya penafsiran realitas yang berujung keliru, sebagaimana yang penulis maksud di atas.

Note: Artikel ini dimuat juga di Bangka Pos, edisi 23 Juni 2022
 

UBB Perspective

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)

KONKRETISASI BELA NEGARA SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF MENGHADAPI PERANG DUNIA

Memaknai Sikap OPOSISI ORMAWA terhadap Birokrasi Kampus

Timah, Kebimbangan yang Tak akan Usai

Paradigma yang Salah tentang IPK dan Keaktifan Berorganisasi

Hybrid Learning dan Skenario Terbaik

NEGARA HARUS HADIR DALAM PERLINDUNGAN EKOLOGI LINGKUNGAN

Mental, Moral dan Intelektual: Menakar Muatan Visi UBB dalam Perspektif Filsafat Pierre Bourdieu

PEMBELAJARAN TATAP MUKA DAN KESIAPAN

Edukasi Kepemimpinan Milenial versus Disintegrasi

Membangun Kepemimpinan Pendidikan di Bangka Belitung Berbasis 9 Elemen Kewarganegaraan Digital

Menuju Kampus Cerdas, Ini yang Perlu Disiapkan UBB

TI RAJUK SIJUK, DIANTARA KESEMPATAN YANG TERSEDIA

TATAP MUKA

Mengimajinasikan Dunia Setelah Pandemi Usai

MENJAGA(L) LINGKUNGAN HIDUP

STOP KORUPSI !

ILLEGAL MINING TIMAH (DARI HULU SAMPAI HILIR)

KARAKTER SEPERADIK

SELAMAT BEKERJA !!!

ILLEGAL MINING

Pers dan Pesta Demokrasi

PERTAMBANGAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

GENERASI (ANTI) KORUPSI

KUDETA HUKUM

Inflasi Menerkam Masyarakat Miskin Semakin Terjepit

NETRALITAS DAN INTEGRITAS PENYELENGGARA PEMILU

Siapa Penjarah dan Perampok Timah ???

Memproduksi Kejahatan

Potret Ekonomi Babel

Dorong Kriminogen

Prinsip Pengelolaan SDA

Prostitusi Online

Menjaga Idealisme dan Kemandirian Pers

JUAL BELI BERITA

POLITIK RAKYAT DAN TANGGUNG JAWAB PEMIMPIN

Penelitian Rumpon Cumi Berhasil di Perairan Tuing, Pulau Bangka

Budidaya Ikan Hias Laut

Gratifikasi, Hati-Hatilah Menerima Sesuatu

KEPUASAN HUKUM

JANGAN SETOR KE APARAT

JAKSA TIPIKOR SEMANGAT TINGGI

Perairan Tuing, Benteng Sumberdaya Perikanan Laut di Kabupaten Bangka

GRAND DESIGN KEPENDUDUKAN (Refleksi Hari Penduduk Dunia)

Berebut Kursi Walikota

Kenalkan Bangka Belitung dengan Foto !